Gladi Bersih
Akhirnya setelah perjalanan Daftar dan Tes Kursus Latihan Kerja Dinas Ketenagakerjaan Ciamis, aku terpilih sebagai peserta Kursus Menjahit diumumkan di instagram klk Ciamis Kamis Lalu, tepat seminggu setelah tes berlangsung.
Jam 06.37 aku berangkat dari rumah setelah menyantap Telur ceplok dan Sosis Goreng buatan ummi. Jam 8 harus sudah sampai, aku belum bisa memprediksi berapa lama perjalanan yang dibutuhkan si merah untuk mencapai tempat tujuan.
Aku segera berpamitan pada abi dan umi, dan berangkat.
Belum jauh dari rumah tetanggaku bertanya hendak kemana kah aku sekalian bilang kalau anaknya ingin privat mengaji. "wah kalau jam segini mah macet neng, hati hati yaa." pesannya.
Syukurlah, sebelum jam set 8 aku sudah sampai dengan selamat. Perihal macet yang disebutkan ternyata tidak ada apa-apanya. Bahkan jika dibandingkan dengan sepi nya jalanan pamulang, masih lebih rame pamulang juga ternyata.
Itulah salasatu Culture Shock yang kurasakan setelah tiga tahun tinggal di Jabodetabek.
Sambil menunggu Panitia membuka dan mempersiapkan registrasi, aku menuju depan aula untuk duduk menunggu. sambil main shopee candy. Beberapa peserta terpilih lain mulai berdatangan juga dengan kostumnya masing-masing. Bebas Sopan.
"Bisa ga yaa nanti aku bergabung dengan mereka." kataku dalam hati.
Jam 8 pas, kakak-kakak panitia mulai membuka registrasi, disana kami diminta mengisi ttd dan data diri lainnya. setelah itu masuk ke ruangan seperti biasa. Ciamis terasa lebih dingin dari biasa, padahal tidak ada satupun kipas angin yang nyala.
Didalam ruangan, ada panitia lain yang mengatur tempat duduk kami. Panitia mulai membuka sekitar jam 9. Mereka segera menunjuk KM dari setiap bidang pelatihan, absen peserta yang belum hadir lalu menunjuk beberapa petugas untuk agenda pembukaan esok hari sekaligus menyampaikan hal-hal yang berkaitan dengan acara besok.
"Bawahan hitam, baju putih, kerudung hitam pake sepatu yaa."
"Besok Jam 8 acaranya dimulai, semua peserta diharapkan datang tepat waktu ya."
"Yang paling jauh siapa..? ada dari Panjalu..?"
"Teteh dari mana?" kaka panitia itu menunjuk ke arahku
"Rajadesa teh."
"Di dugdag teh?"
"iyaa"
"Bisa teh besok jam 8 ?" tanyanya meyakinkanku
"Insyaallah teh." jawabku.
Setelah itu beberapa kali kami mencoba latihan, sekedar menyanyikan lagu dan penyematan tanda peserta saja. Mudah sekali bukan.
Jam 9.30 Acara selesai, aku sempat berkenalan dengan 2 perempuan yang duduk didekatku. "Meli dari kawali." dan "Tresa dari Baregbeg." lalu pulang ke rumah masing-masing untuk menghadapi 33 hari kedepan.
"Bismillah ya Allah, walaupun sedikit berat karena harus menunda lagi membantu umi abi di TK TPA, tapi semoga kesibukan ini memberikan kebaikan untukku dan orang sekitarku. Bismillah Lillahitaala."
Setelah dari KLK, mampir dulu silaturahim ke rumah Hanif dan swamiiiii di Tanjungsari.
Lalu pulang ke rumah, tidur. Masyaallahhhh bangun² badan serasa remuk.
senin, 22 Juli 2024
Komentar
Posting Komentar